| Kategori | Persen (%) | Jumlah |
|---|---|---|
| Kebutuhan | 50% | Rp 5.000.000 |
| Keinginan | 30% | Rp 3.000.000 |
| Tabungan | 20% | Rp 2.000.000 |
| Total Teralokasi | 100% | Rp 10.000.000 |
Nilai Akhir
Rp 13.488.502
Total Setoran
Rp 10.000.000
Total Bunga
Rp 3.488.502
Kalkulator saham menggunakan Rupiah (IDR).
Hasil Penebusan
Hak Saham Baru
5.000 Lembar
Dana Tebus RI
Rp 5.007.565
Harga Teoretis (TERP)
Rp 1.333
Nilai per Right
Rp 333
Modal & Dilusi
Total Modal Awal
Rp 12.000.000
Modal Setelah Tebus RI + Fee
Rp 17.007.565
Nilai Bila Tidak Tebus (Terdilusi)
Rp 13.000.000
Simulasi Profit
Total Profit Simulasi
Rp 2.492.435
Return Simulasi
+14.65%
Kalkulator saham menggunakan Rupiah (IDR).
Data Penawaran
Nilai Penawaran
Rp 100.000.000.000
Alokasi Penjatahan Terpusat
Golongan I · 25.0%
Lembar untuk Underwriter (Penjatahan Pasti)
750.000.000 Lembar
Lembar untuk Publik (Penjatahan Terpusat)
250.000.000 Lembar
Pool Non-Ritel (Atas)
125.000.000 Lembar
Pool Ritel (Bawah)
125.000.000 Lembar
Pemesan
Membagi total pemesan menjadi non-ritel : ritel. Contoh 1:9.
Pemesan Non-Ritel
100.000
Pemesan Ritel
900.000
Pesanan Anda
1 lot = 100 lembar
Total Pesanan
Rp 100.000
Kelompok Penjatahan
Ritel (Sama Rata)
Estimasi Jatah
Lot Dijatah
1 Lot (100 Lembar)
Rentang Estimasi
0–2 Lot
Persentase Terpenuhi
13.89%
Total Dibayar
Rp 10.015
Dana Dikembalikan
Rp 90.000
Rentang memperhitungkan variasi waktu pemesanan — memesan lebih awal cenderung dapat lebih banyak (±30% dari estimasi).
Estimasi saja, hasil aktual dapat berbeda.
| Golongan | Nilai Emisi | Alokasi Saham | 2,5x–10x | 10x–25x | ≥25x |
|---|---|---|---|---|---|
| I | IPO ≤ Rp100 miliar | ≥20% / Rp10 miliar | ≥22,5% | ≥25% | ≥30% |
| II | Rp100 – Rp250 miliar | ≥15% / Rp20 miliar | ≥17,5% | ≥20% | ≥25% |
| III | Rp250 – Rp500 miliar | ≥10% / Rp37,5 miliar | ≥12,5% | ≥15% | ≥20% |
| IV | Rp500 miliar – Rp1 triliun | ≥7,5% / Rp50 miliar | ≥10% | ≥12,5% | ≥17,5% |
| V | IPO > Rp1 triliun | ≥2,5% / Rp75 miliar | ≥5% | ≥7,5% | ≥12,5% |
Penyesuaian saat Oversubscribe · SEOJK 25/SEOJK.04/2025
Kalkulator saham menggunakan Rupiah (IDR).
1 lot = 100 lembar
Untung/Rugi Kotor
Rp 10.000
Total Fee
Rp 428
Untung/Rugi Bersih
Rp 9.572
Return
+9.56%
Harga Impas (BEP)
Rp 1.004
Kalkulator saham menggunakan Rupiah (IDR).
Posisi Saat Ini
1 lot = 100 lembar
Dividend Yield
5.00%
Dividen Tahunan
Rp 500.000
Simulasi Multi-Tahun
Hasil Simulasi
Total Dividen (10 thn)
Rp 6.288.946
Total Lembar Akhir
10.000 Lembar
Nilai Portofolio Akhir
Rp 16.288.946
Total Nilai Akhir
Rp 22.577.893
Total Profit
Rp 12.577.893
ROI Estimasi
+125.78%
Yield on Cost (akhir)
7.76%
Modal Awal
Rp 10.000.000
Estimasi saja, hasil aktual dapat berbeda.
Kalkulator saham menggunakan Rupiah (IDR).
Harga ARA
Rp 1.250 (+25.00%)
Harga ARB
Rp 850 (-15.00%)
Tangga ARA Beruntun
| ARA | IDR | % | Total Nilai | Estimasi Profit |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Rp 1.250 | +25.00% | Rp 12.500.000 | +Rp 2.500.000 |
| 2 | Rp 1.565 | +25.20% | Rp 15.650.000 | +Rp 5.650.000 |
| 3 | Rp 1.955 | +24.92% | Rp 19.550.000 | +Rp 9.550.000 |
| 4 | Rp 2.440 | +24.81% | Rp 24.400.000 | +Rp 14.400.000 |
| 5 | Rp 3.050 | +25.00% | Rp 30.500.000 | +Rp 20.500.000 |
Tangga ARB Beruntun
| ARB | IDR | % | Total Nilai | Estimasi Profit |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Rp 850 | -15.00% | Rp 8.500.000 | -Rp 1.500.000 |
| 2 | Rp 725 | -14.71% | Rp 7.250.000 | -Rp 2.750.000 |
| 3 | Rp 615 | -15.17% | Rp 6.150.000 | -Rp 3.850.000 |
| 4 | Rp 525 | -14.63% | Rp 5.250.000 | -Rp 4.750.000 |
| 5 | Rp 446 | -15.05% | Rp 4.460.000 | -Rp 5.540.000 |
Bunga majemuk adalah bunga yang dihitung berdasarkan modal awal ditambah bunga yang telah terakumulasi dari periode sebelumnya. Artinya, Anda mendapatkan 'bunga dari bunga'. Ini berbeda dengan bunga sederhana yang hanya dihitung dari modal awal saja. Efek bunga majemuk membuat uang Anda tumbuh secara eksponensial seiring waktu.
Bunga sederhana (simple interest) dihitung hanya dari modal pokok, sedangkan bunga majemuk (compound interest) dihitung dari modal pokok ditambah bunga yang sudah terkumpul. Contoh: jika Anda investasi Rp 10 juta dengan bunga 10% per tahun, setelah 2 tahun bunga sederhana memberi Rp 12 juta, sedangkan bunga majemuk memberi Rp 12,1 juta karena bunga tahun ke-2 dihitung dari Rp 11 juta.
Rumus bunga majemuk: A = P × (1 + r/n)^(n×t), di mana A = nilai akhir, P = modal awal, r = suku bunga per tahun, n = frekuensi penggandaan per tahun, dan t = jangka waktu dalam tahun. Kalkulator kami menghitung ini secara otomatis untuk Anda.
Semakin lama semakin baik. Albert Einstein konon menyebut bunga majemuk sebagai 'keajaiban dunia kedelapan'. Efeknya baru terasa signifikan setelah 5-10 tahun. Investasi Rp 1 juta per bulan dengan return 10% per tahun bisa tumbuh menjadi lebih dari Rp 200 juta dalam 10 tahun dan lebih dari Rp 2 miliar dalam 25 tahun.
Deposito bank (bunga dikompensasikan setiap bulan/tahun), reksa dana (NAV tumbuh secara compound), saham (jika dividen diinvestasikan kembali), obligasi (kupon diinvestasikan kembali), dan tabungan berjangka. Kunci utamanya adalah reinvestasi hasil/bunga agar efek compounding bekerja optimal.
Rule of 72 adalah cara cepat menghitung berapa lama investasi Anda akan berlipat ganda. Bagi 72 dengan tingkat bunga per tahun. Contoh: jika bunga 10% per tahun, uang Anda akan berlipat ganda dalam sekitar 72 ÷ 10 = 7,2 tahun. Jika bunga 6%, maka akan berlipat ganda dalam sekitar 12 tahun.